Translate

Rabu, 18 Desember 2019

Menggambar Masjid

Mulai Senin 16 Desember ini, saya mengikuti tantangan dari grup WA Binar untuk membersamai Alif bermain secara terencana. Sebenarnya sebelum ikut grup Binar pun saya kadang juga membuat permainan untuk Alif, tapi belum bisa setiap hari.

Saat menerima tantangan Binar ini, sejujurnya saya dag dig dug, apakah bisa saya rutin setiap hari melaksakan menu yang saya buat? Bismillah saya mencoba membuat menu bermain untuk sepekan ini. Tidak muluk-muluk, tapi yang biasa saja kegiatannya.

Hari pertama, sesuai tema yaitu moral, agama dan bahasa, saya menyiapkan gambar masjid dan potongan kardus lalu saya letakkan dalam nampan di rak mainan. Rencananya mau saya mainkan siang setelah makan. Tapi ternyata, pagi saat sedang tidak baik mood-nya, Alif mengacak rak mainan. Saya bujuk Alif untuk menyusun potongan kardus pada gambar masjid, tapi ternyata dia tidak mau. πŸ˜†

Saat Alif sudah lebih tenang, dia juga tidak mau menyusun potongan kardus tersebut. Saya lalu bercerita bahwa masjid adalah rumah Allah. Saya meminta Alif untuk tidak berlari-lari saat ikut jamaah shalat di masjid bersama abinya. Di masjid harus sopan dan tertib, karena masjid adalah rumah Allah.

#binaractivitychallenge


Senin, 16 Desember 2019

Sekolah Bocah Pekan ke-10 : Mengenal Panjang dan Pendek

Hari ini Sekolah Bocah ramai sekali. Total ada 8 anak yang datang. Sekolah kali ini bertempat di rumah Aghnia.

Sekolah kami mulai dengan membaca surat Al Fatihah bersama-sama. Lalu saya membacakan kisah Abdurrahman bin Auf dan kedermawaannya.

Masuk materi inti, saya membagikan potongan kardus susu. Saya meminta anak-anak untuk memilahnya mana yang panjang dan mana yang pendek. Sebagian anak mau mengerjakan, sebagian belum mau. Tidak apa-apa, namanya juga anak-anak. πŸ˜†

Setelah itu, kami main di halaman. Kami menyanyikan Lagu Kepala Pundak lalu belajar mengenal panjang dan pendek dengan cara merentangkan & menarik tangan.

Seperti biasa, belajar di rumah Aghni kurang lengkap kalau belum memberi makan sapi. Maka, meluncurlah kami ke kandang sapi.









Sekolah Bocah Pekan ke-9 : Meronce Sedotan

Materi ini sudah saya berikan ke Alif beberapa hari sebelumnya. Alhamdulillah Alif paham dan mau mengikuti instruksi yang saya berikan.

Tapi, saat saya berikan di Sekolah bersama teman-temannya, Alif tidak mau mengikuti instruksi saya agar memilah dan meronce sedotan sesuai warna. Dia malah meronce sesuka hatinya. Nampaknya dia bosan dengan pengulangan yaa, hehe.

Teman-teman Alif mengerjakan permainan ini dengan sangat baik. Sebagian besar mengerti aturan main dan mau melaksanakannya. Mereka pun nampak gembira dengan hasil karyanya.