Translate

Jumat, 01 Juni 2018

Level 11 Hari Ke-10: Mengarahkan Kecenderungan Seksual Anak

Karena kelas kami hanya terdiri dari 9 kelompok, maka di hari ke-10 kami tidak ada diskusi kelas tetapi kami diminta untuk belajar mandiri lalu menuangkan hasilnya dalam bentuk tulisan. Kebetulan suami saya memiliki buku Prophetic Parenting karya Dr. Muhammad Nur Abdul Hafizh Suwaid. Bab XVII buku tersebut menjelaskan tentang "Mengarahkan Kecenderungan Seksual Anak." Adapun poin penting yang dibahas antara lain:
  1. Melatih anak meminta izin ketika masuk rumah atau kamar orang tua (QS. An-Nur: 58-59)
  2. Membiasakan anak menundukkan pandangan dan menutup aurat.
  3. Memisahkan tempat tidur anak selambatnya pada usia 7 tahun.
  4. Melatih anak tidur dalam posisi miring ke kanan. (Jika tengkurap, ini memungkinkan terjadi pergesekan organ reproduksinya dengan alas tidur sehingga akan membangunkan syahwatnya.)
  5. Menjauhan anak dari ikhtilat bersama lawan jenis.
  6. Mengajarkan kewajiban mandi janabah ketika anak mendekati baligh.
  7. Menjelaskan perbedaan jenis kelamin dan bahaya zina ketika anak mendekati baligh.
  8. Menganjurkan pernikahan dini pada anak.


#fitrahseksualitas
#learningbyteaching
#bundasayangsesi11
  

Kamis, 31 Mei 2018

Level 11 Hari Ke-9 : Tarbiyah Jinsiyah Sebagai Jalan Keluar Menjaga Fitrah Seksual Anak

Tantangan dalam Menjaga Fitrah Seksualitas
  1. Sex bebas
  2. LGBT
  3. Kekerasan fisik/seksual orang pasangan
  4. Paparan pornografi pada anak
Tarbiyah Jinsiyah Sebagai Solusi
Tarbiyah Jinsiyah adalah pendidikan seks dalam Islam yang mengacu pada pendidikan akhlak dan adab yang berlandaskan keimanan kepada Allah dan sesuai dengan syari'at yang termaktub dalam Quran dan Hadist. Tarbiyah Jinsiyah menurut konsep ini adalah upaya mendidik nafsu syahwat agar sesuai dengan nilai-nilai Islam sehingga ia menjadi nafsu yang dirahmati Allah, dengan tujuan berbentuknya sakinah, mawaddah warahmah dalam sebuah rumah tangga yang mampu mendidik keturunannya untuk menaati perintah Allah sehingga manusia terbebas dari perbuatan zina.

Hal-hal Penting dalam Tarbiyah Jinsiyah
  1. Pendidikan sex dalam Islam mengacu pada pendidikan akhlak dan adab yang berlandaskan kepada keimanan dan syariat Allah.
  2. Saat anak masuk usia aqil baligh, maka kenalkanlah mengenai sanksi zina dan saat akan menikah kenalkan etika kehidupan suami-istri.
  3. Tarbiyah Jinsiyah bertujuan untuk menghambat syahwat seksual dan mengarahkannya hanya di koridor pernikahan. Maka, pada anak kita ajarkan untuk menundukkan pandangan terhadap lawan jenis dan tidak berkhalwat.
  4. Cara penyampaian tarbiyah jinsiyah adalah dengan penjelasan fiqih, memerlukan waktu dan tahapan serta tidak secara vulgar.
  5. Tarbiyah jinsiyah dimulai dari keluarga. Dari keluarga, anak paham apa yang disebut dengan syahwat.
Sumber bacaan :
Laman FB Ustad Fauzil Adim
www.ayahbundabelajar.com
www.mujitrisno.wordpress.com
www.seizeyours.wordpress.com
www.bps.go.id
www.kumparan.com
www.metro.sindonews.com
www.poskotanews.com

#fitrahseksualitas
#learningbyteaching
#bundasayangsesi11
 

 
 

Level 11 Hari Ke-8 : Memaksimalkan Peran Ayah dalam Fitrah Seksualitas

Dalam Islam, ayah adalah imam/pemimpin keluarga yang akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak. Secara rinci peran tersebut dijelaskan dalam beberapa poin berikut:
  1. Qudwah : teladan dan role model yang baik bagi anak.
  2. Murobbiyah : pendidiik yang bisa memberikan pendidikan terbaik
  3. Muajjahan : pengarah yang tahu potensi anak dan mengawasinya ke jalur yang baik.
  4. Nasihah : pemberi nasihat dan arahan
  5. Maroji : rujukan agar anak mau mendengar dan berbicara.
Tantangan saat ini: negeri tanda ayah/ father hunger, artinya,
  1. Ayah enggan mendidik anaknya
  2. Anak tidak merasakan kehadiran dan sentuhan ayah
  3. Ayah hadir secara fisik namun tidak secara psikologis.
Dampak father hunger :
  1. Anak minder, rendah diri dan sulit adaptasi
  2. Kekanak-kanakan, tidak matang secara psikologis
  3. Emosional dan lari dari masalah.
  4. Perilaku seksual menyimpang.
  5. Anak tidak bisa mengambil keputusan.
  6. Peragu dan tidak tegas.
  7. Kesulitan belajar.
  8. Perilaku remaja yang menyimpang.
Solusinya:
  1. Kuatkan pondasi keimanan.
  2. Didik anak dengan aspek aqidah, akhlak, sosial dan jasmani
  3. Ajari anak membaca dan memahami Al-Quran.
  4. Perkuat bonding dengan anak.
  5. Didik anak sesuai gendernya.
  6. Ayah menjadi figur lelaki sejati dan panutan.
Sumber bacaan : 
www.mommee.org/mengenal-fenomena-fatherless/
Artikel FB Ustad Harry Santoso, "Fitrah Seksualitas"
www.mommee.org/kuliah-tematik-sesi-2-ayah-ada-ayah-tiada/
www.bendri.id/negeri-tanpa-ayah.htm
www.youtube/D9wPjTij24

#fitrahseksualitas
#learningbyteaching
#bundasayangsesi11