Translate

Minggu, 19 Februari 2017

Tugas ke-4, "Mendidik dengan Kekuatan Fitrah".

Kelas matrikulasi yang saya ikuti ini berlangsung selama 8 pekan yang mana pekan ini sudah memasuki pekan ke-4. Ibarat sebuah perjalanan, kami sudah sampai di setengahnya. Sebelum melanjutkan perjalanan selanjutnya—yang kelihatannya lebih menantang—, kami seolah diminta untuk berhenti sejenak agar menengok kembali perjalanan yang telah kami lalui. Maka, diberilah kami tugas untuk menjawab dan merenungkan beberapa hal ini.

Kami diminta untuk kembali melihat "tugas pertama" kami, apakah hingga pekan ini, jurusan ilmu yang ingin kami tekuni masih sama dengan apa yang kami tuliskan di ,"tugas pertama". Saya pribadi, masih sama, bahkan semakin mantap. Saya ingin menekuni ilmu tentang pengasuhan (pendidikan) anak dan ilmu tentang keluarga.

Lalu, sudahkah jurusan ini terjabarkan dalam langkah-langkah nyata di "tugas ke-2"? Ya, sudah. Saya sudah mempunyai alokasi waktu khusus untuk mempelajari bidang ilmu yang ingin saya pelajari tersebut yaitu dengan membaca artikel tentang pendidikan anak dan keluarga minimal sehari 1 artikel, membaca buku minimal 25 halaman sehari, berlangganan Majalah Ummi dan menonton kajian keislaman minimal 3 judul seminggu. Namun, karena pekerjaan saya yang kadang harus menuntut saya bertugas keluar kota, saya cukup kesulitan untuk bisa konsisten membaca buku minimal 25 halaman sehari.

Selama sebulan ini, alhamdulillah saya sudah bisa konsisten melaksanakan lebih dari 80% rencana aksi yang sudah saya tuliskan di tugas ke-2. Kedepannya, saya akan berusaha lebih keras pada diri saya untuk melaksanakan rencana aksi tersebut. Kenapa? Karena saya mantap untuk mewujudkan misi hidup saya yaitu mendidik dan mengispirasi minimal untuk keluarga kecil saya di bidang ilmu pendidikan anak dan ilmu keluarga.

Oleh karena itulah, saya perlu melewati tahapan sebagaimana yang telah dirumuskan oleh ibu Septi berikut ini:
1. Bunda sayang: saya perlu mempelajari ilmu-ilmu tentang pengasuhan anak. Ini akan saya pelajari 2 tahun pertama dengan rincian, setengah tahun pertama saya akan mengalokasikan 1 jam perhari untuk mempelajarinya. Setelah nanti anak saya lahir dan saya berhenti bekerja dari ranah publik, insyaAllah saya akan berikan 7-8 jam sehari untuk mempelajari, mempraktikkan dan mengevaluasi ilmu ini.
2. Bunda cekatan: di tahun ke-3, saya akan lebih fokus mempelajari ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri dan rumah tangga.
3. Bunda produktif: minat dan bakat saya di bidang pengajaran dan bisnis akan lebih saya kembangkan di tahun ke-4.
4. Bunda shaleha: jika saya sudah selesai dengan diri dan keluarga, di tahun ke-5 saya akan belajar tentang ilmu berbagi manfaat kepada banyak orang. Saya akan belajar untuk mengembangkan gerakan sosial yang memang sudah saya minati dan jalankan sejak saya di bangku kuliah.

Saat ini ini usia saya hampir 28 tahun. Jika saya mengambil usia ini sebagai titik 0 km, langkah awal saya untuk mencapai semua itu, maka insyaAllah di usia 33 tahun nanti saya akan menjadi seorang ibu rumah tangga yang sayang kepada keluarga, cekatan, produktif, dan bermanfaat untuk banyak orang. Aamiiin.

Tidak ada komentar: