Translate

Selasa, 28 November 2017

Tantangan Level 6: Math Around Us #5

Di understood.org dijelaskan bahwa salah satu cara stimulus matematika bagi bayi adalah dengan cara mengajarinya untuk memprediksi urutan sebuah kejadian. "Begin to predict the sequence of events (running water means bath time)", begitu katanya.

Membaca kalimat tersebut saya manggut-manggut. Pantas mata Alif selalu dikedip-kedipkan tanda waspada tiap kali dia mendengar suara tangan saya mengambil air di bak mandi untuk saya sapukan ke wajahnya sebelum mandi. Mungkin ia paham kebiasaan saya mencipratkan air dari bak mandi untuk disapukan ke wajahnya. Oleh karenanya, dia langsung memasang wajah siaga ketika tangan saya sudah meraih air.

Agar Alif semakin pintar memprediksi urutan kejadian, hari ini saya memberinya beberapa stimulus. Tadi, sebelum neneknya sholat asar, saya katakan pada Alif, "Tu dek, Mbah Uti pakai mukena. Itu artinya mbah Uti mau sholat." Saya ulangi sekali lagi, " Mbah Uti mau apa dek?" Sebelum neneknya sholat Maghrib, saya menjelaskan hal yang sama pada Alif.

Selain itu, sejak beberapa hari yang lalu (sebelum menerima materi level 6), saya sebenarnya tanpa sadar sudah memberikan stimulus semacam ini. Setiap Alif mendengar suara air yang neneknya nyalakan untuk Alif mandi pagi, saya selalu katakan, "Mbah Uti lagi nyiapin air dek. Habis ini dedek dimandiin umi ya,"

Termyata hal-hal sederhana semacama itu bisa menstimulus kecerdasan matematika pada bayi ya!

#Tantangan10Hari
#Level6
#KulianBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAround

Tidak ada komentar: